Setahun Jadi DPO Curat, Dua Saudara ditangkap Polisi Polsek Keluang Resor Muba.

Polres Muba – Setahun berpindah – pindah dari Kejaran Polisi, Dua Pelaku Curat akhirnya dapat dibekuk Polsek Keluang di dua tempat Persembunyian berbeda. Kamis (05/11/2020) Malam.

Kakak beradik yang sering berpindah pindah tempat saat di grebek bernama YULI ISKANDAR(27) dan JOKO SETAWAN (30) Warga usun 4 RT 05 RW 04 Desa Sukamaju Kec. Babat supat kab. Muba.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP ERLIN TANGJAYA, SH, S.ik melalui Kapolsek Keluang IPTU DWI RIO ANDRIAN ,S.IK membenarkan Penangkapan terhadap kedua pelaku curat yang terjadi di tahun 2019.

” Betul, saya pimpin langsung penangkapan, kakak beradik ini sangat gesit. Empat kali kita grebek selalu melarikan diri. Kamis dan Jumat malam baru berhasil kita tangkap.”kata dwi pada liputan humas. Sabtu, (07/11/2020).

Diceritakan dwi, aksi Curat keduanya dilakukan pada Senin, (20/05/2019) sekira pukul 20.15 Wib didalam rumah korban CASINA (41) di Blok C RT 05 RW 03 A1 Desa Tegal Mulyo Kec . Keluang Kab. Muba. Lalu keduanya Mencongkel pintu belakang rumah korban saat korban pergi sholat tarawih. 1(satu) Kalung Emas 24 karat dengan berat 2 suku berbentuk rantai Medan berikut surat “TOKO MAS ” sungai lilin, Satu Gelang emas 24 karat berat 2 suku berbentuk rantai Medan berikut surat dari”TOKO EMAS” sungai lilin, satu pasang anting emas 24 karat dengan berat 1gram bentuk panjang rantai, Uang Rp.4.700.000,- (empat juta tujuh ratus ribu rupiah), satu buah hp Oppo F9 warna ungu galaxy, satu buah Hp Nokia 150 Warna Hitam, Satu buah Jam tangan merk “HARLEY DAVIDSON”, serta Sejumlah Rokok yang ada di warung rumah korban yang berhasil di gondol dua Pelaku.

” Untuk kerugian korban ditafsir sebesar Rp.30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah)”pungkas dwi.

Sambungnya, di bulan November 2019, polisi mendapatkan informasi bahwa HP milik korban dijual kepada seorang penadah berinisial “U” (Sudah bebas menjalani hukuman). Dari penadah U didapatlah nama dua pelaku dan langsung dilakukan penggerebekan tiga kali namun keduanya berhasil melarikan diri.

Kamis, 05 November 2020 pagi, polisi Polsek keluang yang mendapatkan informasi dari masyarakat langsung melakukan penyelidikan. alhasil, pelaku Yuli digrebek di pondok kebun karet tabuan dan untuk Joko digrebek di pondok kebun sawit sepakat.

“Emas tu kami jual galo seharga Rp. 7.500.000,- pak ke salah satu toko mas pak. trus tu kami bagi”beber salah satu pelaku kakak beradik.

guna mempertanggung jawabkan perbuatan keduanya, dikenakan pasal 363 ayat(2) KUHPidana. (aajm/hms)

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email