Tagih hutang berujung Putus Tangan, Nehi dibekuk polisi Sektor Sekayu dirumah kosong.

Humas Polres Muba – Reskrim Sektor Sekayu Resort Muba mengamankan tersangka penganiayaan Berat ( Anirat) menggunakan senjata tajam jenis Parang Sepanjang 60 Cm bergagang plastik di bungkus Karet Warna Hitam yang mengakibatkan korban harus mendapat perawatan serius.
     

“Tersangka sudah kita tahan dan masih dalam proses penyidikan”ujar Kapolres Musi Banyuasin AKBP YUDHI SURYA MARKUS PINEM, S.ik melalui Kapolsek Sekayu IPTU ADE NURDIN, SH Jumat (03/04/2020) pagi tadi. Dikatakan nurdin, penangkapan terhadap tersangka Yasehi Als Nehi (27) warga Dusun II Desa Bailangu Timur Kec. Sekayu Kab. Muba dilakukan pada Rabu 01 April 2020 sekira pukul 23.00 Wib Desa Bailangu Timur tepatnya di rumah Kosong milik warga masyarakat. Dari hasil intrograsi terhadap tersangka Rabu 01/04/20 malam sekira pukul 20.00 wib mengatakan saat tersangka berada di rumahnya, tiba – tiba korban mendatangi rumah tersangka dengan perihal untuk menagih hutang sebesar Rp 100.000 (seratus ribu rupiah) dikarenakan korban tidak ada. Keributan pun terjadi antara tersangka dan korban sehingga tersangka masuk kedalam rumahnya dan mengambil 1 (satu) bilah senjata tajam jenis parang. Lalu diayunkannya parang tersebut kearah korban berkali – kali, walaupun korban sempat mengelak dan menangkis. Korban pun akhirnya mengalami Putus tangan sebelah Kiri, Telinga Sebelah kiri mengalami Luka Robek, Lalu luka pada Paha. Korban yang diketahui bernama Candra langsung dibawa ke rumah sakit guna dilakukan perawatan medis. Saat ini tersangka sudah diamankan dan dikenakan Pasal 351 Ayat 2 KUPidana.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email