Sat narkoba polres Muba terima serahan tersangka narkoba hasil razia dalam lapas.

Humas Polres Muba – Kepolisian Satuan Narkoba Polres Musi Banyuasin mengamankan satu pemakai di Sel Blok B Lapas kelas 2B sekayu kec. Sekayu Kab.Muba pada hari Selasa (26/11/ 2019) Sekira Pukul 21.00 WIB yang melapor kepiket Sat reserse narkoba Polres Musi Banyuasin. Piket Lapas Sekayu langsung melaporkan akan kejadian penemuan yang diduga Narkotika jenis sabu disalah satu blok. Kasat narkoba yang mendapatkan laporan langsung menuju Lapas untuk lakukan pemeriksaan.””ini bukti kita serius melawan narkoba, satu pemakai langsung diamankan beserta barang buktinya saat razia rutin oleh petugas lapas didalam sel blok””beber Kapolres Musi Banyuasin AKBP YUDHI SURYA MARKUS PINEM, S.iK melalui Kasat Narkoba IPTU DEDY HARYANTO, S.H. kejadian berawal dari dilakukannya razia rutin oleh petugas lapas di dalam sel blok B lapas kelas 2 B sekayu saat di lakukan pemeriksaan oleh petugas lapas di dapati di dalam mulut Sdra ANTON SAPUTRA BIN ALI MAJID menyimpan 1 paket kecil diduga narkotika jenis Shabu dari hasil interogasi bahwa sdra ANTON SAPUTRA BIN ALIMAJID Bahwa pada hari Jumat (22/11/2019) sekira Pkl. 16. 30 wib mendapat kiriman narkotika Jenis shabu dari Sdr. BOBY (DPO) sebanyak 3 paket kecil (3 Ji) seberat 3 gram dengan cara sdr. ANTON SAPUTRA BIN ALIMAJID memesan barang tersebut melalui telpon kemudian di lakukan pembayaran ke Sdr BOBY Melalui rekening BRI A.N HERIYANTO dengan menggunakan Aplikasi BRI Mobile Banking milik Sdr ANTON SAPUTRA sebesar Rp. 2.100.000 (Rp. 700.000/paket) lalu pada hari yang sama sekira pkl. 16.30 wib sdr BOBY (DPO) menelpon Sdr. ANTON SAPUTRA BIN ALIMAJID utk berjanji mengantarkan barang tersebut dengan cara melempar Narkotika tersebut ke dalam lapas melalui pagar pelindung lapas. Selanjutnya Sdr. ANTON SAPUTRA BIN ALIMAJID mengkonsumsi Narkotika jenis Shabu tersebut di dalam WC Lapas. Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan guna penyidikan lebih lanjut dan diserahkan ke penyidik sat narkoba polres Muba guna penyidikan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan