Polsek Bayung Lincir Resor Muba menahan tersangka penyimpan dua senjata api rakitan beserta amunisinya.

Polres Musi Banyuasin – Polsek Bayung Lincir Resor Muba menahan seorang warga bernama HERIYANTO (28) lantaran telah menyimpan dua senjata api rakitan ilegal. Kapolsek Bayung Lincir AKP Jonroni M Hasibuan SH, mewakili Kapolres Muba AKBP YUDHI SURYA MARKUS PINEM, S.iK, tersangka kini telah ditahan.”Dalam hal ini, betul kita telah mengamankan dan menyita dua pucuk senjata api rakitan Laras panjang serta jenis pelurunya senjata api tersebut””tambah Kapolsek dalam bebernya pada humas. Kasus kepemilikan senjata api ini terungkap berkat serahan dari security PT.TPJ yang mencurigai gerak gerik tersangka saat mereka melaksanakan patroli, lalu mereka pun memeriksa kantong celana tersangka yang akhirnya ditemukan peluru untuk jenis senjata api Laras panjang. Tanpa pikir panjang pihak security pun langsung melaporkan ke pihak Polsek Bayung lincir. Kapolsek yang mendapatkan laporan tersebut langsung memerintahkan personilnya untuk lakukan pengembangan terhadap tersangka. 2(dua) pucuk senpi rakitan Laras panjang, 9(sembilan) butir amunisi kaliber 5,56, 1(satu) buah dompet warna kuning hitam merk ” KO MAS TANI” yang ditemukan disemak – semak sekitar 10 meter tak jauh dari pertama tersangka di amankan yang sesuai pengakuan nya, selanjutnya tersangka di bawa ke mapolsek guna diproses secara hukum. Dalam hal ini tersangka Mas’ud dalam pasal 1 ayat (1) UU darurat nomor 12 tahun 1951 tentang senjata api dan amunisi dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.Polres Musi Banyuasin – Polsek Bayung Lincir Resor Muba menahan seorang warga bernama HERIYANTO (28) lantaran telah menyimpan dua senjata api rakitan ilegal. Kapolsek Bayung Lincir AKP Jonroni M Hasibuan SH, mewakili Kapolres Muba AKBP YUDHI SURYA MARKUS PINEM, S.iK, tersangka kini telah ditahan.”Dalam hal ini, betul kita telah mengamankan dan menyita dua pucuk senjata api rakitan Laras panjang serta jenis pelurunya senjata api tersebut””tambah Kapolsek dalam bebernya pada humas. Kasus kepemilikan senjata api ini terungkap berkat serahan dari security PT.TPJ yang mencurigai gerak gerik tersangka saat mereka melaksanakan patroli, lalu mereka pun memeriksa kantong celana tersangka yang akhirnya ditemukan peluru untuk jenis senjata api Laras panjang. Tanpa pikir panjang pihak security pun langsung melaporkan ke pihak Polsek Bayung lincir. Kapolsek yang mendapatkan laporan tersebut langsung memerintahkan personilnya untuk lakukan pengembangan terhadap tersangka. 2(dua) pucuk senpi rakitan Laras panjang, 9(sembilan) butir amunisi kaliber 5,56, 1(satu) buah dompet warna kuning hitam merk ” KO MAS TANI” yang ditemukan disemak – semak sekitar 10 meter tak jauh dari pertama tersangka di amankan yang sesuai pengakuan nya, selanjutnya tersangka di bawa ke mapolsek guna diproses secara hukum. Dalam hal ini tersangka Mas’ud dalam pasal 1 ayat (1) UU darurat nomor 12 tahun 1951 tentang senjata api dan amunisi dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email