Polsek Bayung Lencir tangkap pelaku cabul

Polres Musi Banyuasin – Tersangka pencabulan anak dibawah umur bernama SALUDIN (40) warga desa muara Bahar kec Bayung Lincir kab Muba Sabtu (20/10/2018) di ringkus aparat kepolisian Polsek bayung Lincir dirumahnya.

“”Tersangka ditangkap berdasarkan laporan 17 Oktober 2018 dengan pelapor yakni orang tua korban, korban sendiri berinisial CANTIK (4) warga desa muara Bahar kec Bayung lincir”” ujar Kapolsek Bayung lincir AKP BAGUS mewakili Kapolres Musi Banyuasin AKBP ANDES PURWANTI, SE, MM.

Mirisnya tersangka yang berprofesi sebagai petani yang merupakan tetangga korban tega melakukan aksi bejatnya terhadap anak dibawah umur. Kejadian berawal hari Kamis 11 Oktober 2018 sekira pukul 19.30 wib ayah korban dan istrinya menitipkan anak nya ke tetangga korban yang hendak mandi yang berjarak sekitar 1 km dari rumah saat korban sudah didalam rumah tersangka, pelaku pun langsung melakukan tindakan cabul terhadap korban sehingga korban menangis histeris karena merasakan kesakitan melihat korban terus menangis pelaku pun langsung membawanya kerumah tetangga untuk dibujuk agar tidak menangis lagi.

kemudian hari Minggu 14 Oktober 2018 sekira pukul 09.00 wib pagi orang tua korban curiga ketika anaknya hendak buang air kecil kemaluannya merasakan sakit ibu korban pun langsung mengeceknya dan terdapat luka serta langsung memberitahukan kepada ayah korban dan koordinasi dengan saudara – saudara orangtuanya korban yang akhirnya 17 Oktober melaporkan kejadian tersebut.

Kapolsek yang mendapati laporan tersebut memerintahkan kanit beserta anggotanya untuk gerak cepat melakukan visum dan pemeriksaan saksi – saksi, sabtunya tanggal 20 oktober tim unit reskrim langsung melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap tersangka yang saat itu sedang berada dirumahnya, kemudian barang bukti berupa 1(satu) buah baju garis hitam kotak – kotak berwarna abu – abu merk COTTEN BAY milik pelaku turut juga di amankan ke mapolsek dan atas aksi kejahatannya, tersangka dijerat pasal 76D Jo pasal 81 ayat (1) atau pasal 81 ayat (2) atau pasal 76E Jo pasal 82 ayat UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email