Bripka Sidik selesaikan Masalah dengan Problem solving

Polres Musi Banyuasin – Problem solving yang merupakan satu istilah yang selalu dipergunakan oleh bhabinkamtibmas dalam setiap menyelesaikan masalah yang ada dimasyarakat, yang mana penyelesaian masalah tersebut merupakan permasalahan ringan (tipiring) seperti halnya Keributan rumah tangga, selisi paham dan lain-lain.
Salah satu fungsi yang ada dikepolisian yang dikedepankan yang dapat berperan membantu penyelesaian masalah yang ada dimasyarakat adalah fungsi Binmas, dengan mengedepankan peran Bhabinkamtibmas Sebagai ujung tombak Kepolisian yang bertugas membantu untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat didesa binaannya.
Seperti yang dilakukan oleh Bripka Sidik seorang bhabinkamtibmas yang dimiliki oleh Polsek Plakat tinggi ini bersama sama perangkat desa menyelesaikan perselisihan antara Zana Parawis (32) dengan H. Sosa Ali Dardak (35).
Perselisihan antara kedua nya terjadi pada kamis 24 Mei 2018 sekira pukul 16.00 wib didesa suka makmur kec. Plakat tinggi, ketika korban Zana Parawis pulang kerumahnya dan melihat pipa sumur miliknya pecah, saat ditanya pada istrinya, istrinya menjawab bahwa penyebab pecahnya pipa tersebut adalah H. Sosa, dan ketika korban bertanya kepada pelaku H. Sosa, pelaku tidak terima dan tidak mengganti pipa yang pecah, lalu pelaku langsung menendang korban di bagian muka.
Mereka tidak terima dengan perlakukan pelaku terhadap dirinya, korban Zana Parawis melaporkan kejadian tersebut kepada kepala desa Suka makmur sdr Kur Bambang. Dan selanjutnya kepala desa suka makmur berkoordinasi dengan Bripka Sidik selalu bhabinkamtibmas dan mempertemukan kedua belah pihak.
Dari hasil pertemuan tersebut, keduanya sepakat untuk tidak melanjutkan permasalahan tersebut dan sepakat untuk berdamai dengan gan disaksikan oleh kepala desa dan tokoh masyarakat desa suka makmur serta Bripka Sidik selalu bhabinkamtibmas.
Kapolres Muba melalui Kapolsek Plakat Tinggi Iptu Suvenfri membenarkan adanya kejadian tersebut, Kapolsek menjelaskan bahwa keduanya telah sepakat untuk tidak melanjutkan permasalahan tersebut dan bersepakat untuk damai, dan sudah dibuatkan surat perdamaian antara kedua belah pihak pada hari Jum’at kemarin tanggal 25 Mei 2018.

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email