Masalah hutang berujung maut

Tindak pidana penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal an.Dwi Priono bin Maswan sebagai mana dimaksud dalam pasal 351 ayat 3 Kuhpidana.

pada hari ini Senin tanggal 30 Oktober 2017.sekira jam 02.00 wib di desa supat induk.tepatnya didepan rumah Wasik telah terjadi peristiwa Penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Korban an. Dwi Priono bin Maswan.alamat dusun 3 desa supat.kec batsu kab. muba.pekerjaan tani.lahir tgl 3 Nopember 1981.di tulung agung (lampung).

Kapolres muba melalui Kapolsek Babat supat Iptu Zanzibar,sh. Menerangkan Berdasarkan informasi dari masyarakat pada hari senin tgl 30 Oktober 2017.sekira jam 02.00 wib di dusun 1 supat induk telah terjadi tindak pidana Penganiayaan berat.yang mengakibatkan korban meningggal dunia.akibat dari luka tusuk dibagian dada sebelah kanan, Sebanyak 1(satu) lubang.

mendapati informasi tersebut anggota polsek babat supat meluncur ketempat kejadian perkara dan membantu mengefakuasi korban bersama masyarakat ke rs sungai lilin.

Selanjutnya Anggota polsek babat supat yang diback Up unit Pidum Polres muba melakukan olah TKP dan mencari informasi tentang pelaku penganiayaan tersebut.

Berbekal bukti permulaan yang cukup yang didapat dilapangan akhirnya identitas pelaku berhasil didapat dan menjurus kepada satu nama yaitu Amer bin Saman warga dusun 4 supat timur.

Mendapati informasi pelaku penganiayaan tersebut Kapolsek babat supat bersama 10 Anggota polsek melakukan penggerebekan dirumah Orang Tua Pelaku, namun pelaku tidak ditemukan dikediamannnya.

selanjutnya kapolsek dan anggota melakukan penggerebekan lagi di rumah pamannya an. Ruslan di supat timur namun sdr Amir bin Seman tidak ditemukan kemudian Kapolsek dan anggota menemui sdr. Fera kakak ipar dari diduga Tsk. sdr Amir bin Seman menghimbau supaya sdr. Amir Bin Seman menyerahkan diri ,kemudian dari Sdr Fera bahwa sdr. Fera sudah menghubungi Kades Supat Sdr . Hartono. Sh untuk mencari yang diduga pelaku dan akan diserahkan kepolsek Babat Supat.

Barulah Pada hari senin tgl 30-10-2017 jam. 21.30 Wib pelaku Amer bin Seman menyerahkan diri kepolsek babat supat yang didampingi Kades Supat Induk bpk Hartono.SH dan Keluarga pelaku.

Berdasarkan introgasi awal yang dilakukan terhadap pelaku, bahwa motif dari kejadian tersebut masalah hutang piutang, yang mana korban memiliki hutang kepada pelaku sebanyak Rp. 500 Ribu rupiah.

Saat ini pelaku beserta barang bukti berupa pisau diamankan dipolsek babat supat guna penyidikan lebih lanjut.

 

 

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email