Tak tahan menjadi buron, akhirnya pelaku penganiayaan menyerahkan diri

Polres musi banyuasin – Permasalahan hutang sering kali membawa petaka bagi seseorang, yang mana niatnya untuk membantu justru menjadi korban atas kejadian tersebut sebagai mana yang dialami oleh Tajadin warga desa bailangu kec. Sekayu. Minggu (25/6/17).

Bermaksud ingin menagih hutang terhadap MT warga Desa bailangu, malah sebaliknya Tajudin menjadi korban akibat penganiayaan yang dilakukan oleh MT.

Kapolres muba melalui Kapolsek sekayu Akp.Gunawan,sh. Mengatakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari minggu tanggal 25 Juni 2017 sekira jam 22.00 wib didepan masjid Dsn IV desa Bailanggu Barat kec. Sekayu kab.muba. sesuai dengan laporan polisi nomor : LP/B-31/VI/2017/SUMSEL/MUBA/SEK.SEKAYU, tanggal 26 Juni 2017.

Pada saat korban bertemu dengan pelaku didepan masjid Dsn IV desa Bailanggu Barat kemudian korban menagih hutang uang yang sudah dipinjamkan kepada pelaku, namun pelaku pada saat ditagih tidak mau membayar hutang tersebut sehingga terjadilah keributan kemudian tersangka melakukan penusukan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam dan mengenai dipunggung sebelah kiri dan lengan sebelah kanan korban, Setelah kejadian tersebut pelaku langsung melarikan diri.

Selanjutnya pada hari selasa 26 September 2017, pelaku diserahkan oleh keluarganya kepolres muba untuk mempertanggung jawabkan perbutan yang dilakukannya berdasarkan hasil pendekatan yang dilakukan oleh unit reskrim polsek sekayu, saat ini pelaku diamankan dipolsek sekayu guna penyidikan lebih lanjut dan terhadap pelaku akan dikenakan pasal 351 Kuh Pidana. (Humas Polres musi banyuasin)

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email