Bunga terpedaya akibat janji manis

Polres musi banyuasin – Banyaknya korban asusila yang dialami oleh sebagian remaja oleh karena kata-kata gombal ataupun bujuk rayu yang dikatakan oleh pelaku dengan alasan akan dinikahi. Hal tersebut sebagai mana yang dialami oleh Bunga (Bukan nama asli), 17 Th yang masih berstatus pelajar yang ada dikab.muba,

Bunga dibawak oleh LH (32) warga kel.balai agung kec.sekayu yang berstatus telah menikah tanpa sepengetahuan oleh orang tua Bunga, Rabu (20/9).

Hal tersebut diketahui oleh ibu korban ketika teman korban membagikan keberadaan korban yang sedang bersama pelaku melalui media Insta Gram.

Selanjutnya pada hari Jum’at tgl 22 September 2017, setelah mengetahui kejadian tersebut ibu korban langsung melaporkan peristiwa tersebut kepolres muba sesuai dengan laporan polisi nomor : LP/B-1076/IX/2017/Sumsel/Res muba, tgl 22 september 2017.

Kapolres muba melalui kasat reskrim Akp. Kemas Muhamad syawaludin Arifin,s.ik.sh. yang didampingi kanit PPA Ipda Susilo membenarkan laporan tersebut dan akan kita proses.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa kejadian tersebut berawal ketika korban diperkenal kan oleh teman korban kepada pelaku sekitar bulan agutus 2017, dari perkenalan tersebut berlanjut hingga pergi bersama yang tanpa diketahui oleh orang tua korban.

Selanjutnya rabu(20/9) korban dijemput oleh pelaku didepan Mini market cha-cha dikel,balai agung kec.sekayu dengan menggunakan mobil avanza warna silver milik pelaku, kemudian langsung pergi kekota Palembang dan sesampainya dikota Palembang langsung menuju kesalah satu penginapan yang ada dikota Palembang.

Dipenginapan tersebut pelaku merayu Bunga untuk melakukan hubungan layaknya pasangan suami istri dengan menjanji kepada bunga bahwa dia akan menikahi bunga sehingga perbuatan persetubuhan tersebut terjadi dan perbuatan tersebut terjadi sebanyak dua kali dipenginapan tersebut dan setelah kejadian tersebut pelaku mengajak korban kembali lagi kesekayu.

Mendapati laporan tersebut pada hari jum’at 22 September 2017 sat reskrim polres muba langsung menjemput pelaku yang pada saat itu lagi bekerja dan dibawak kepolres muba guna penyidikan lebih lanjut.

Saat ini pelaku diamankan dipolres muba dan akan dijerat dengan pasal 81 ayat. 2 UU RI No. 35 Th. 2014 Tentang Perubahan atas Undang undang No. 23 th. 2002 Tentang Pelindungan anak dan Pasal 332 Ayat. 1 ke. 1 Kuh Pidana. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. (Humas polres musi banyuasin)

 

Share this post

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email